Kamis, 18 September 2014

Pengalaman Patah Hati Atau Putus Cinta



Putus cinta adalah salah satu situasi yang paling mengerikan, menyedihkan dan paling tidak enak yang dapat dirasakan oleh seseorang. Kalau dalam bahasa Inggrisnya patah hati disebut broken heart, itu karena memang menggambarkan keadaan emosi dan perasaan seseorang yang tengah mengalami keadaan ini. Hancur berantakan. Bagaikan sebuah gelas beling yang terbanting ke lantai, berkeping-keping, berserakan ke mana-mana. 

Sedih, kangen, sayang, marah, bingung, kaget, penyesalan dan sejuta perasaan lainnya bercampur aduk jadi satu dalam ramuan yang membuat Anda sakit dan ingin berlari sejauh-jauhnya. Dan memang itu yang banyak dilakukan orang dalam keadaan ini: melarikan diri.

Jiwa Anda seperti menggeliat, meregang dalam rasa sakit dalam putus cinta yang tidak kunjung mereda. Orang-orang di sekitar Anda berkata, "Sudahlah, luka putus cinta seperti ini pasti sembuh sendiri seiring waktu." Namun itu terasa seperti nasihat omong kosong karena Anda sama sekali tidak merasa seperti itu. Setiap hari yang berlalu dari momen tragis itu, Anda merasa semakin pedih, kegundahan yang sulit dinyatakan dengan kata-kata. Sepertinya tidak ada seorang pun yang bisa memahami rasa pilu di hati Anda.

Anda kerap terbayang akan kisah-kisah indah yang pernah dilalui bersamanya dahulu, jauh sebelum putus cinta. Anda tidak bisa berhenti memikirkan seluruh janji cinta manis yang disampaikan olehnya. Seluruh tulisan surat cinta, SMS cinta, puisi cinta, candaan cinta lewat telepon, serta pertemuan-pertemuan yang hangat dan nyaman.

Semua terasa begitu sempurna. Anda bisa yakin itu bukan perasaan kasmaran Anda saja karena ada banyak orang yang begitu mendukung, mengkonfirmasi, bahkan iri akan keindahan hubungan cinta Anda dengannya. Dan ketika semuanya berakhir, semuanya terasa... runtuh, hancur berantakan.

Anda sudah mencoba untuk kuat melewati masa putus cinta ini. Anda berkali-kali berteriak pada diri sendiri untuk bangun dan bertahan. Apa daya, cinta Anda terputus bersamaan dengan asa untuk melanjutkan hidup Anda. Rasa sakit datang bertubi-tubi, membuat Anda jiwa Anda lelah dan terlalu hampa untuk hal-hal lainnya. Anda jatuh terluka. Hati Anda. Jiwa Anda. Mental Anda. Fisik Anda. Seluruhnya.

Bila Anda mencoba untuk berpikir sejenak, Anda akan menyadari bahwa meskipun setiap kasus putus cinta berbeda, reaksi psikologis yang terjadi dan dialami oleh setiap orang yang mengalaminya adalah sama. Setiap orang yang mengalami kesedihan dan rasa sakit yang sama nyatanya dengan yang Anda alami.

Bukannya mengecilkan kepedihan yang Anda alami, tapi saya hanya ingin Anda tahu, bahwa saya mengerti apa yang sedang Anda rasakan dan alami sekarang. Saya tahu bahwa saat ini hanya rasa pedih di hati Anda yang menjadi pusat dalam hidup Anda. Dan Anda menjalani hari-hari Anda dengan mengulang siklus yang sama berikut ini:
   
Siklus Putus Cinta
1. Setiap kali Anda bangun tidur, Anda menatap langit-langit kamar Anda dengan rasa hampa di hati. Sering kali di pipi Anda terdapat bekas air mata yang mengering. Hal pertama yang Anda rasakan adalah rasa kesepian yang begitu mencekam karena telah kehilangan orang yang Anda sayangi.

2. Meskipun Anda tetap mengerjakan aktifitas Anda sehari-hari seperti bekerja, kuliah dan bertemu teman-teman, tapi Anda tidak bisa berkonsentrasi secara penuh. Di balik benak Anda selalu terbayang wajah mantan kekasih Anda.

3. Sepanjang hari Anda bagaikan seseorang yang hidup di dua dunia: dunia nyata di mana Anda sudah tidak lagi memiliki si dia, dan dunia kenangan ketika Anda masih bersama dengannya. Hobi dan hal-hal kesukaan Anda terasa tidak menarik lagi bagi Anda. Semua terasa tidak ada artinya.

4. Ketika Anda pergi ke tempat yang biasa dikunjungi berdua, atau melihat benda-benda yang berhubungan dengan mantan Anda, perasaan Anda langsung pilu tidak menentu. Tanpa bisa Anda cegah, semua kenangan manis langsung meluap dan membanjiri pikiran yang membuat Anda semakin sedih.

5. Meskipun teman-teman Anda berusaha menghibur Anda dan memberikan nasihat yang positif, namun yang ada dalam benak Anda adalah, “Tidak ada orang yang mengerti apa yang sedang saya alami dan rasakan..”, karena itu tidak ada nasihat yang benar-benar Anda dengar dan lakukan.

6. Malam hari ketika Anda berada di rumah sendirian, yang Anda lakukan adalah mengulang-ngulang setiap kejadian yang telah Anda lalui bersamanya dan memikirkan kondisi Anda yang menyedihkan tanpa kehadirannya. Anda mengalami pusaran emosi yang berputar-putar: kangen, sedih, kesepian, dan penyesalan, lalu kecewa, marah, bingung, merasa tidak adil, dan benci padanya; dan berputar lagi kembali ke kangen dan begitu seterusnya. Mungkin Anda menangis, mungkin juga tidak, tapi saat akhirnya emosi Anda letih, Anda merasa mati rasa.

7. Akhirnya Anda tidur karena lelah dengan perasaan hampa, dan bangun keesokan harinya hanya untuk kembali ke siklus no. 1 di atas.

Langkah Awal Atasi Putus Cinta
Mengatasi putus cinta tergantung dari beberapa faktor, seperti: seberapa lama dan intensitas hubungan Anda, tingkat keintiman, dan seberapa besar investasi diri Anda pada hubungan tersebut. Karena itu proses penyembuhan setiap orang berbeda-beda.

Beberapa orang dapat dengan mudah mengatasi putus cinta dan melupakan mantan kekasihnya hanya dalam hitungan minggu saja, namun beberapa lainnya terpuruk sedemikian lama hingga berbulan-bulan, bahkan tahunan, keluar dari belenggu sakit hati akibat putus cinta.

Mungkin Anda termasuk golongan yang pertama, atau mungkin yang kedua, tapi bagaimanapun juga sebuah proses penyembuhan tidak akan pernah di mulai apabila Anda tidak melakukan apapun. Jadi setelah Anda menyadari dan mengerti hal pertama yang harus dilakukan: STOP Berpikir Sendiri, maka berikut adalah tiga langkah awal yang bisa langsung Anda kerjakan saat ini juga.

1. Berdoa.
Jangan meremehkan kekuatan sebuah doa. Dan saya tidak sedang berbicara mengenai hal yang spiritual atau religius. Saya sedang berbicara tentang sebuah proses psikologis yang nyata. Karena dengan berdoa, Anda mengijinkan diri Anda untuk menerima kenyataan, menerima semua rasa sakit, merelakannya dengan ikhlas, dan yang terpenting, memaafkan diri Anda sendiri. Saya tidak peduli apa agama dan kepercayaan Anda, saya bahkan tidak peduli apakah Anda beragama atau tidak, yang saya ingin Anda lakukan hanyalah mengucapkan beberapa baris kalimat di bawah ini dengan segenap perasaan dan seluruh niat Anda.Ambil waktu dan tempat pribadi di mana Anda tidak akan diganggu, dan ucapkan kalimat berikut dari dasar hati Anda:

“Saya sangat bersyukur karena telah mendapat kesempatan yang berharga bertemu dengan XXX (sebutkan nama mantan kekasih Anda). Saya bersyukur atas semua masa-masa indah dan kenangan manis yang telah saya alami bersamanya. Maafkan kesalahan saya yang tidak bisa menjaga hubungan ini, dan maafkan kesalahan XXX yang tidak bisa mempertahankan hubungan ini. Saya berdoa agar dia selalu bahagia dan mendapatkan apa yang dia cari. Tolong jaga dan lindungi XXX karena saya menyayanginya. Terimakasih atas pengalaman yang berharga ini. Saya tidak akan menyia-nyiakannya. Saya menerima dan merelakan semua yang terjadi. Amin..”

Begitu Anda selesai berkata “amin..”, saya janji Anda akan langsung merasakan kelegaan yang luar biasa. Kelegaan atas segala rasa bersalah dan ketidak relaan yang menghimpit Anda selama ini. Anda akan merasakan tubuh dan hati Anda menjadi lebih ringan, seolah-olah sebuah beban berat telah diangkat. Dan Anda pun akan siap untuk langkah yang berikutnya.

2. Lakukan kegiatan yang membuat Anda sehat, nyaman dan energik.
Anda perlu menaruh perhatian yang besar pada kesehatan dan kenyamanan hidup Anda. Tidak ada orang yang dapat melakukan itu selain Anda sendiri. Misalnya hal-hal seperti shopping, memperbaiki pola makan dan istirahat, serta apapun yang membuat Anda bersemangat kembali. Saya sangat menganjurkan Anda mulai berolah raga, mungkin fitness atau jogging dengan teman-teman Anda. Karena bukan saja Anda akan merasa lebih sehat, olah raga adalah tempat penyaluran yang positif bagi emosi negatif Anda.

Gali lagi hobi Anda yang terhilang. Anda pasti punya beberapa minat dan hobi yang dikubur semenjak pacaran dahulu, entah karena terlalu sibuk atau bertentangan dengan minat sang kekasih saat itu. Saatnya bagi Anda untuk kembali menggali dan memainkan hal-hal tersebut lagi.

3. Temui sahabat-sahabat Anda.
Salah satu hal terpenting dalam proses penyembuhan adalah menceritakan bagaimana keadaan dan perasaan Anda. Sebisa mungkin usahakan agar Anda tidak merenung sendirian terlalu banyak. Berkumpul lah bersama teman-teman Anda, dan bersenang-senanglah.

Selain sahabat-sahabat terdekat, Anda juga dapat menghubungi teman-teman yang sudah lama tidak pernah bertemu dengan Anda. Kontak mereka melalui Facebook dan atur janji untuk reuni kecil-kecilan. Ketika Anda bertemu dengan teman-teman lama Anda, teman SMP/SMA mungkin, sudah pasti akan tercipta suasana yang menyenangkan. Dan ini sangat bagus untuk Anda.

Dan selanjutnya Anda pun bisa mulai bertemu dengan teman-teman baru. Buka diri Anda dan jangan menutup pergaulan. Bertemu orang-orang baru akan memberikan pengalaman baru bagi Anda, dan ketika Anda dikelilingi oleh suasana yang baru, akan sulit bagi Anda untuk terus memikirkan masa lalu Anda.

Ketika Anda melakukan ketiga langkah di atas untuk pertama kalinya, mungkin belum terasa sebuah perubahan yang signifikan pada keadaan emosi maupun hidup Anda, tapi yang jelas hal tersebut JAUH LEBIH BAIK dari pada bila Anda hanya bermuram durja dan meratapi kesedihan Anda yang tiada akhir.

Semakin sering Anda bersedih, semakin terpuruk keadaan Anda, dan semakin sulit pula untuk menyembuhkan diri serta meraih kebahagiaan Anda kembali.

Ref: Pengalaman dari putus cinta

Selasa, 20 Mei 2014

Rindu


Disaat kau jauh dari ku..
Aku berharap kau selalu mengingat ku...
Disaat kau berada disamping ku..
Aku tak ingin sedetik pun kau pergi meninggalkanku..
Tapi kini jarak dan waktu yang sedang memisahkan kita....
Aku tak ingin kau sedih dan risau disana memikirkan ku...
Aku berharap kau selalu percaya dan menjaga cinta ini..
Yakinlah suatu saat nanti kita bisa bertemu..
dan menjalani hubungan cerita indah kita...
Sekarang kita memang berjauhan, tapi suatu saat nanti kita akan bersama.
I Miss You Here.........

POSTED  BY : Silver Deodatus

Jumat, 28 Maret 2014

Disaat Galau

Pengen nangis,,nangis sepuasnya sampe ga bisa nangis lagi.

Bener-bener pengen nangis.

Nangis emang ga bikin masalah selesai.

Tapi nangis bisa bikin perasaan sedikit agak tenang.

Kadang ada orang yg kalo lagi marah, dia suka bilang

"Kesabaran gue udah abis!!"

Tapi kata mama sabar itu ga ada abisnya.

Gue harus nerapin kata-kata itu di kehidupan gue.

Gue harus sabar, semuanya bakal terasa gampang kalo kita sabar.

Tapi masalahnya sabar itu ga gampang.

Gue harus senyum, gue harus ‘keliatan’ ceria meskipun itu sulit.

Tapi tetep nanti malem gue harus nangis.

Soalnya ini masih pagi, suasanannya ga mendukung kalo nangis pagi-pagi.

Gue cowo, gue nangis, dan itu wajar.

Kalo ada cowo yg nangis, bukan berarti dia itu banci.

Artinya cowo itu punya perasaan & hati yang tulus.

Well…

Hello Saturday, you suck.

Senin, 24 Maret 2014

Disaat Kecewa

Aku percaya semua indah pada waktunya.

Tuhan , Ketika aku kecewa.. Aku memilih untuk memendamnya sendiri.
Ketika semua itu tidak bisa aku bendung lagi..Aku memilih untuk nangis.
Aku belajar untuk tidak memaksa kehendak walawpun aku kecewa.
Aku belajar untuk terus berharap, bersabar, dan mengerti disaat dikecewakan.
Dan aku percaya akan datang hari dimana aku akan tersenyum kembali.
Terkadang aku sering mengeluh, tapi aku tidak pernah menuntut hal yang berlebih.
Aku sadar, aku bukanlah orang yang sempurna..
Tuhan tolong tenangkan hati dan pikiran ini serta dewasakan hati ini.
Amin

Minggu, 16 Maret 2014

Perjalanan Hidup

“Kamu juga manusia,,,, sama seperti mereka…Jika mereka bisa, kenapa kamu tidak…???.”

Kata-kata itu terus terngiang di telingaku , Aku yang terlahir dari keluarga miskin. Meskipun aku dari keluarga miskin, namun semangatku tak semiskin keadaan ekonomiku. Kepercayaan diri, kerja keras dan keinginan yang kuat adalah kekayaan Ku, satu-satunya modal yang aku miliki dalam perjalanan hidupku menggapai kesuksesan. Hanya itu yang dapat aku andalkan dalam merubah nasib diri dan keluargaku. Ketidakpastian perjalanan hidup adalah kepastianku dalam menatap masa depan, peluang merubah keadaan.

“Tuhan tidak memberiku kepastian sebagai orang kecil yang terkucilkan,,,, dan masih terbuka peluang yang sangat besar untuk merubah keadaan… Sebesar kemauan yang ada”.

Aku selalu bergumam dalam kesendirian, dan itulah rahasia diriku dalam menjaga semangatku yang bak cadas, tak pernah surut melawan arus. Tak ada lagi ujian kecuali sebagai peringatan Tuhan. Tak ada lagi kegagalan kecuali sebagai cambuk dalam merubah keadaan. Jika hidup ini adalah jalan terjal, tak mungkin Tuhan menciptakan manusia tanpa sanggup melewatinya. Dan semuanya tergantung pada masing-masing dalam berproses. Berawal dari kelahiran tanpa warisan, kecuali tarikan nafas yang bisa saja panjang atau kematian. Dan manusia menciptakan takdirnya sendiri setelah Tuhan.

“Dunia terbangun di atas kebahagiaan, tak ada lagi kekecewaan dan kesedihan saat manusia merubah cara pandang. Bukankah kebahagiaan, kesedihan, keindahan tidak melekat pada objeknya. Ketika orang bertanya “Tetapi bagaimana seseorang memandang dan merasakan…???”. Jawabku  ketika ditanya tentang hidupnya yang penuh kesulitan.

Saat dilema setelah aku lulus SMK , berharap melanjutkan pendidikan untuk masuk perguruan tinggi negeri, tapi dengan keadaan ekonomi orang tuaku yang sulit, aku tidak bisa memaksa keadaan orangtuaku untuk harus menguliahkanku,,,patah semangat seakan Tuhan telah mencabut masadepanku. Sampai akhirnya sang tante datang, mengembalikan impianku yang berantakan. Bukan uang atau barang-barang berharga yang diberikan, tapi sesuatu yang tak dapat diperjual belikan, yaitu Kesadaran, Tanteku mengajak aku untuk merantau keJakarta, dengan bermodalkan Ijazah SMK, semangat dan tekat yang bulat yang tak kan pernah habis ditelan masa, tak pernah hancur sepanjang umur. Aku berangkat dan pamit dengan orangtuaku untuk merantau kejakarta, Sesampainya dibandara Jakarta, aku menghirup udara yang sangat berbeda dari kampong halamanku, terlintas dibenakku, “Apakah aku bisa sukses dijakarta ini dan bisa membahagiakan kedua orangtuaku,?”

“Jika kau gantungkan hidupmu pada orangtua, maka pada waktunya dia akan mengalami kematian dan apa yang harus kau lakukan untuk meraih masadepanmu..??? Kau tercipta lengkap dengan rezeki dan nasibmu sendiri, bukan karena mereka atau untuk mereka kau hidup. Tetap tegar dan sabar, kau tidak sendiri dan semuanya butuh proses sebagaimana kau terlahir dan hidup sampai saat ini”. Bukan kuliah yang menjanjikan kesuksesan, tapi semangat yang lebih menjanjikan. Aku ingin membuktikan semua itu, berangkat dari perjalanan sejarah dalam menggapai senyum yang sebelumnya hilang. Aku ingin membahagiakan semua orang. Aku tak ingin mengecewakan mereka yang memberiku kepercayaan untuk hidup semangat kembali.

Sudah saatnya aku hidup dengan tanganku sendiri, begitu mengganggu,,,Pikiranku mulai menjalar, menalar mencari jalan keluar dalam mencapai impian tanpa mengembalikan diri pada nasib dan keluarga. Sekedar tamat SMK seakan tak memberikanku apa-apa, aku ingin kuliah demi memburu cita-cita yang aku bangun sebelumnya. Di tengah-tengah kemiskinan dan krisis dukungan ke depan, aku terbangun dengan tekat bulat dan nekat dalam perhitungan. Terinspirasi kata-kata seorang khas di kampungku, “Takkan pernah menemukan keajaiban, kecuali mereka yang nekat”.

 “Merantau,,,,,ya merantau…Cari kerja, terlepas dari tanggungan orang tua dan kuliah”. Terlintas pikirku suatu malam. Namun, tradisi atau kebiasaan orang desa tidaklah mendukung. Banyak rintangan yang harus dihadapi sebelum berangkat ke perantauan. Aku tak ingin meninggalkan kesan-kesan jelek dan tidak enak didengar di masyarakat desaku. Orang-orang desa yang suka gosip dan gampang termakan olehku dapat saja melahirkan masalah.

Beberapa bulan kemudian, niat aku untuk mencari kerja dijakarta dengan semangat dan kemauan keras. Mengagantungkan harapanku diIbukota , berharap besar akan perubahan dalam hidupku. Dalam keyakinanku, Tuhan akan selalu bersamaku dimanapun aku berada. Tak ada lagi kata sendiri dan sepi, atau ketakutan yang membebani.

Pengalaman,,, ya pengalaman…. Aku banyak belajar dari kehidupan sulit yang aku jalani. Kalau dulunya di sekolah aku banyak belajar dengan buku-buku dan konsep, sekarang aku terjun dalam menghadapi kehidupan yang sebenarnya. Bukan mereka, dia atau siapa-siapa yang bercerita, tetapi diriKu sendiri dalam realita.

Keras,,,, keras…… Begitu keras kehidupan diIbukota, tak kenal lelah dan menyerah. Kecuali sudah tak sanggup lagi melangkah. Kesengsaraan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi bagaimana seseorang menyikapi dan mensyukuri, dengan mengambil pelajaran dari diri sendiri. Itulah cara Tuhan mempersiapkan hamba-Nya sebelum meraih kesuksesan, agar dia tak lupa dan terbuai dalam kelalaian. Aku selalu ingat kata orangtuaku, “Jika kau ingin sukses, maka hargailah proses….!!!”.

Kerja,,, kerja dan kerja… Sisihkan uang untuk kuliah. Dari kerja yang berat-berat sampai di bawah ruang ber-AC, semua Aku lalui dengan senang hati. Demi mewujudkan impianku, sementara Aku sisihkan dulu Soal pacaran.!!! Yang terpenting apa yang Aku impikan menjadi kenyataan. Tidak seperti pemuda lain yang mendahulukan pacaran.

Dua tahun sudah terlewati aku diIbukota, Aku dengan semangat dan kerja kerasku dapat mewujudkan impianku sedikit demi sedikit untuk membantu kedua orangtuaku dengan hasil jerih payahku sendiri meskipun tak seberapa. Aku sangat bahagia. Berangkat dari keadaan yang serba pas-pasan, Aku sanggup mewujudkan impian untuk bisa meraih sukses. Aku sanggup membuktikan pada semuanya bahwa harta bukanlah jaminan akan kesuksesan, tapi semangat dan kerja keras tanpa mengenal putus asalah yang lebih berperan. kemauan, kesungguhan dan impian itulah awal dari segalanya.

 

Minggu, 12 Januari 2014

"SAHABAT ADALAH SEGALANYA"

"SAHABAT ADALAH SEGALANYA"

Kita berlima bersahabat
Dengan lima macam perbedaan
Namun itu semua tak jadi masalah
Kita bina persahabatan ini
Dengan segala cerita indah kita

    Disaat kita tertawa ,bercanda
    Disaat kita menangis
    Dan disaat kita bersama
    Semua terasa indah di jiwa ini

Ku berharap suatu saat nanti
Ini semua tak’kan pernah mati
Dalam memori……….
    
    Walau kita tak lagi bersama
    Mungkin ini semua yang harus
    Kita  jalani……………

Bahwa sesungguhnya…….
Persahabatan itu lebih penting
Dari segalanya
    
    Biarpun kita berbeda jalan
    Tapi hati dan jiwa kita
    Selalu Bersama ……………

Ingatlah disaat hari-hari kita
Bersama dulu
Disitu kita kan mengerti
Arti dari persahabatan itu



Posted BY: Silver Deodatus Parulian



Jumat, 10 Januari 2014

PUISI " Kau Sangat Berubah"


Saat-saat indah kita lalui bersama...

Rasanya tak inginku pisah darimu...

Karna kaulah yang mengerti tentang aku...

Saat-saat itu ingin terulang lagi canda,.. tawaa,.. sedih,..

Dan senang saat bersamamu..




Semua ingin aku dapatkan lagi..

Tapi itu hanya ada padamu..

Tapi,,,sekarang semua sudah berubah..

Semenjak kau kenal dia, seakan diriku terabaikan..



Kau jauh seakan tak pernah ada untukku..

Ku ingin kau tahu betapa sedih diriku..

Kini ku hanya berteman dengan sepi..

Kini hidupku hampa tanpa dirimu..



Selamanya kau akan selau kuingat,

Karna hanya engkau bisa membuat aku tersenyum disaat aku sedih..

Ku harap suatu saat nanti kau masih ingin bersamaku..

Terima kasih karna kau telah menjadi sejarah dalam hidupku.