Senin, 03 April 2017

Resiko Mendaki Gunung Saat Galau


Cinta memang menyenangkan, tapi kadang juga menyakitkan.

Kita sebagai petualang harus bisa menanggung resikonya.

Karena cinta itu ibarat mendaki gunung,  ada senangnya , ada capeknya dan ada sakitnya.

Kalau nggak mau mau nerima resiko itu ya nggak usah mendaki gunung, tidur aja dirumah.

Naik gunung itu cukup bawa beban dipunggung aja, jangan beban dihati ataupun dipikiran.

Karena salah satu tujuan orang mendaki gunung adalah melepaskan semua beban dihati, mencari kebebasan dan kedamaian diatas gunung.

Jangan biarkan hatimu galau soal cinta. *Eaaaaaak

Jomblo itu bukan kutukan tapi pilihan. :D

Jadi jangan merasa rendah diri menjadi seorang pendaki yang jomblo.

Karena saat ini banyak sekali yang cantik cantik / ganteng ganteng ( Bukan serigala) yang suka naik gunung.

Sering seringlah naik gunung dan berdoa diatas gunung, siapa tau Tuhan bakal ngasih jodoh yang terbaik buatmu, syukur syukur kalo orang itu adalah pendaki gunung juga.

Berbahagialah kamu yang punya pacar pendaki gunung. :)


#MelangkahMencariSahabat

Saat Aku Menyadari Tidak Semua Impian Dapat Menjadi Kenyataan


Pernahkah kamu memiliki banyak keinginan, harapan, dan cita-cita?
Pernahkah kamu menuliskan hal-hal yang kamu impikan tercapai pada titik tertentu dalam hidupmu?
Pernahkah kamu mendapati bahwa sebagian impianmu tidak akan pernah menjadi kenyataan, dan sebagian harapanmu mustahil untuk diwujudkan?
Aku pernah.
Aku memiliki banyak keinginan, banyak cita-cita. Dulu, aku rajin menuliskan setiap impian dan keinginanku. Namun, suatu hari, aku mendapati bahwa apa yang kuimpikan tidak bisa kucapai pada tenggat waktu yang sudah aku tentukan. Perasaan marah dan kecewa berkecamuk di dalam diriku. Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa Dia mengizinkan aku gagal mencapai apa yang aku inginkan. Aku tahu tak seharusnya aku mempertanyakan Tuhan, tetapi saat itu kekecewaan begitu menguasaiku. Kondisiku bisa dibilang sangat buruk.
Hingga pada suatu malam sebelum tidur, aku membaca postingan teman di salah satu media sosial. Sepotong refrain dari lagu berjudul Trust His Heart, yang berbunyi:
God is too wise, to be mistaken
God is too good, to be unkind
So when you don’t understand, when you don’t see His plan
When you can’t trace His hand
Trust His Heart
Dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti:
Allah begitu bijak, tak mungkin salah
Allah begitu baik, tak mungkin jahat
Saat kau tak mengerti, (saat kau) tak paham rencana-Nya,
(saat kau) tak melihat tangan-Nya,
Percaya hati-Nya.
Syair itu membuatku merenungkan apa yang kualami. Benar bahwa banyak impianku yang tidak menjadi kenyataan, namun aku telah melupakan sejumlah fakta yang penting. Aku lupa bahwa ada satu Pribadi yang selalu bekerja di balik layar. Aku lupa bahwa setelah aku diselamatkan, hidup yang kujalani sekarang ini bukanlah milikku sepenuhnya. Bukan aku yang memegang kendali penuh atas hidupku. Aku lupa bahwa meskipun aku memiliki pensil dan kertas, Allah memiliki alat tulis yang lengkap!
Allah tidak hanya berbicara melalui lagu itu, tetapi juga melalui Firman-Nya. Dia menolongku untuk memahami dengan jelas bahwa Dialah sesungguhnya yang memegang kendali penuh atas hidupku. Dia berfirman dalam Yeremia 29:11, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Aku tersadar bahwa aku telah bersikap seperti seorang anak kecil yang menuntut semua keinginannya harus terpenuhi dan doanya dijawab segera begitu ia memintanya. Aku tidak sedang hidup sebagai seorang hamba yang mengenal dan percaya kepada Tuannya, Allah yang memegang kendali penuh atas hidupku.
Sobat, tidaklah salah jika kita punya banyak impian dan keinginan. Tetapi, janganlah kita pernah lupa bahwa kita memiliki Allah yang berdaulat, yang memegang kendali atas segala sesuatu. Kita boleh saja memegang pensil dan menulis semua impian dan keinginan kita, tetapi ingatlah bahwa Allah memegang penghapusnya. Izinkan Dia menghapus keinginan-keinginan kita yang tidak benar, dan menuliskan rencana-Nya yang lebih baik dalam hidup kita. Dan, perhatikanlah bagaimana Dia bekerja di balik layar hidup kita masing-masing.
Ketika kamu merasa keadaan di sekelilingmu tidak berjalan sesuai dengan keinginanmu, jangan takut! Allah, Sang Pencipta sedang dan akan terus bekerja menggenapi rencana-Nya di dalam dan melalui dirimu.

Oleh : Sukma sari cornelius

Selasa, 23 Agustus 2016

Move On Tak Semudah Makan Bakwan Pake Cabe

Hallo semuanya apakabar kalian warga dunia maya? Ya mudah mudahan kalian baik semua, Gue minta maaf.. karna jarang update  blog lagi soalnya gue fokus sama kerjaan dan cari jodoh :'V , Semenjak putus gue sangat jarang update lagi diblog , karna pikiran gue isinya cari jodoh biar bisa move on , hahahahaha disini gue mau cerita dikit setelah gue nonton film KOALA KUMAL yang dibintangi oleh artis favorit gue yaitu BANG RADITYA DIKA dan berhubung mood gue lagi bagus untuk cerita sama keyboard dan monitor dikantor. Ada banyak qoutes keren yang bisa membuka hati dan pikiran buat orang orang yang susah move on atau gagal move on. :'V Wajib nonton ya!!! Soalnya filmnya bagus banget. Biar kalian tau cara move on dan apa itu move on yang sebenarnya. saran gue kalau mau nonton ajak gebetan jangan ajak kakak kalian nanti jadi debat. :V
Berikut spoiler quotes dari film "KOALA KUMAL" ..Cekidot. :V








Gimana guys??, Keren nggak quotes nya?? 
Gue mau ngasih pertanyaan ke kalian.
"Menurut kalian apa sih move on itu? dan move on yang sebenarnya itu gimana sih?"
Nanti tulis dikolom komentar ya biar bisa saling sharing. Oke langsung aja ke topik cerita.
Move on itu emang nggak gampang, nggak semudah makan bakwan sambil makan cabe. Itulah sebabnya banyak orang yang gagal move on, tapi jarang orang yang gagal makan bakwan sambil makan cabe. Banyak orang yang gagal untuk move on biasanya dikarenakan telah biasa dengan sebuah kenyamanan tertentu. Misalnya, kita susah banget buat move on dari kasur saat bangun pagi, karena kasur memberikan kenyamanan pada kita, dan kita telah terbiasa dengan kenyamanan itu. Betapa berat meninggalkannya, karena kita nggak tau apakah akan mendapatkan kenyamanan seperti itu lagi setelah bangun.

Fenomena susah move on ini terjadi dimana-mana dalam kehidupan keseharian kita. Di dalam bisnis, percintaan, belajar, mengejar cita-cita dan lain sebagainya. Ini biasanya akan berakibat pada sulitnya kita untuk berkembang.

Jika kita telah melakukan yang lama berulang-ulang, sehingga menjadi rutinitas dan telah menemukan kestabilan, kita akan merasa asing jika terjadi sebuah perubahan. Misalnya saja kita telah biasa bangun siang, maka ketika kita dipaksa untuk bangun pagi, kita akan merasakan ada sesuatu yang berbeda dan mengganggu stabilitas kita, kita akan merasa tidak nyaman. Pasti ada bagian dari dalam diri kita yang menginginkan untuk menolak itu, dan kembali ke kebiasaan semula yaitu bangun siang. Ya karena kita sudah terbiasa dan nyaman dengan hal itu.

Dalam percintaan lebih mudah lagi dianalogikan, misalnya kita telah pacaran selama 6 tahun, kemudian karena satu hal dan lain hal akhirnya putus. Fenomena putus itu adalah fenomena yang merubah keadaan stabil kita dengan keadaan baru yang asing buat kita. Misalnya biasanya ada yang menanyakan kabar kita, setelah putus maka tidak ada lagi. Misalnya setiap malam ada yang marah-marah karena pengen ditelpon, setelah putus jadi tidak ada lagi. Kita telah nyaman dengan kebiasaan itu, ketika hal itu tidak ada lagi kita akan merasa ada yang hilang, dan kita menjadi asing dengan kebiasaan baru. Semuanya tidak akan sama lagi.

Yang gue ingin bahas sebenernya adalah tentang gagal move on yang berdampak buruk, yang membuat kita sulit berkembang. Ketika kita sudah nyaman dengan sesuatu, secara alamiah kita ingin mempertahankan kenyamanan tersebut, dan tidak ingin ada yang berubah. Tapi masalahnya hidup ini dinamis dan selalu berubah, jika kita masih sama seperti sebelumnya sedangkan zaman terus berubah, kita tidak akan mampu beradaptasi dengan dunia yang baru, yang lebih luas.

Jadi harus bisa move on ya Guys! Biar bisa berkembang biak. :D


Kamis, 18 September 2014

Pengalaman Patah Hati Atau Putus Cinta



Putus cinta adalah salah satu situasi yang paling mengerikan, menyedihkan dan paling tidak enak yang dapat dirasakan oleh seseorang. Kalau dalam bahasa Inggrisnya patah hati disebut broken heart, itu karena memang menggambarkan keadaan emosi dan perasaan seseorang yang tengah mengalami keadaan ini. Hancur berantakan. Bagaikan sebuah gelas beling yang terbanting ke lantai, berkeping-keping, berserakan ke mana-mana. 

Sedih, kangen, sayang, marah, bingung, kaget, penyesalan dan sejuta perasaan lainnya bercampur aduk jadi satu dalam ramuan yang membuat Anda sakit dan ingin berlari sejauh-jauhnya. Dan memang itu yang banyak dilakukan orang dalam keadaan ini: melarikan diri.

Jiwa Anda seperti menggeliat, meregang dalam rasa sakit dalam putus cinta yang tidak kunjung mereda. Orang-orang di sekitar Anda berkata, "Sudahlah, luka putus cinta seperti ini pasti sembuh sendiri seiring waktu." Namun itu terasa seperti nasihat omong kosong karena Anda sama sekali tidak merasa seperti itu. Setiap hari yang berlalu dari momen tragis itu, Anda merasa semakin pedih, kegundahan yang sulit dinyatakan dengan kata-kata. Sepertinya tidak ada seorang pun yang bisa memahami rasa pilu di hati Anda.

Anda kerap terbayang akan kisah-kisah indah yang pernah dilalui bersamanya dahulu, jauh sebelum putus cinta. Anda tidak bisa berhenti memikirkan seluruh janji cinta manis yang disampaikan olehnya. Seluruh tulisan surat cinta, SMS cinta, puisi cinta, candaan cinta lewat telepon, serta pertemuan-pertemuan yang hangat dan nyaman.

Semua terasa begitu sempurna. Anda bisa yakin itu bukan perasaan kasmaran Anda saja karena ada banyak orang yang begitu mendukung, mengkonfirmasi, bahkan iri akan keindahan hubungan cinta Anda dengannya. Dan ketika semuanya berakhir, semuanya terasa... runtuh, hancur berantakan.

Anda sudah mencoba untuk kuat melewati masa putus cinta ini. Anda berkali-kali berteriak pada diri sendiri untuk bangun dan bertahan. Apa daya, cinta Anda terputus bersamaan dengan asa untuk melanjutkan hidup Anda. Rasa sakit datang bertubi-tubi, membuat Anda jiwa Anda lelah dan terlalu hampa untuk hal-hal lainnya. Anda jatuh terluka. Hati Anda. Jiwa Anda. Mental Anda. Fisik Anda. Seluruhnya.

Bila Anda mencoba untuk berpikir sejenak, Anda akan menyadari bahwa meskipun setiap kasus putus cinta berbeda, reaksi psikologis yang terjadi dan dialami oleh setiap orang yang mengalaminya adalah sama. Setiap orang yang mengalami kesedihan dan rasa sakit yang sama nyatanya dengan yang Anda alami.

Bukannya mengecilkan kepedihan yang Anda alami, tapi saya hanya ingin Anda tahu, bahwa saya mengerti apa yang sedang Anda rasakan dan alami sekarang. Saya tahu bahwa saat ini hanya rasa pedih di hati Anda yang menjadi pusat dalam hidup Anda. Dan Anda menjalani hari-hari Anda dengan mengulang siklus yang sama berikut ini:
   
Siklus Putus Cinta
1. Setiap kali Anda bangun tidur, Anda menatap langit-langit kamar Anda dengan rasa hampa di hati. Sering kali di pipi Anda terdapat bekas air mata yang mengering. Hal pertama yang Anda rasakan adalah rasa kesepian yang begitu mencekam karena telah kehilangan orang yang Anda sayangi.

2. Meskipun Anda tetap mengerjakan aktifitas Anda sehari-hari seperti bekerja, kuliah dan bertemu teman-teman, tapi Anda tidak bisa berkonsentrasi secara penuh. Di balik benak Anda selalu terbayang wajah mantan kekasih Anda.

3. Sepanjang hari Anda bagaikan seseorang yang hidup di dua dunia: dunia nyata di mana Anda sudah tidak lagi memiliki si dia, dan dunia kenangan ketika Anda masih bersama dengannya. Hobi dan hal-hal kesukaan Anda terasa tidak menarik lagi bagi Anda. Semua terasa tidak ada artinya.

4. Ketika Anda pergi ke tempat yang biasa dikunjungi berdua, atau melihat benda-benda yang berhubungan dengan mantan Anda, perasaan Anda langsung pilu tidak menentu. Tanpa bisa Anda cegah, semua kenangan manis langsung meluap dan membanjiri pikiran yang membuat Anda semakin sedih.

5. Meskipun teman-teman Anda berusaha menghibur Anda dan memberikan nasihat yang positif, namun yang ada dalam benak Anda adalah, “Tidak ada orang yang mengerti apa yang sedang saya alami dan rasakan..”, karena itu tidak ada nasihat yang benar-benar Anda dengar dan lakukan.

6. Malam hari ketika Anda berada di rumah sendirian, yang Anda lakukan adalah mengulang-ngulang setiap kejadian yang telah Anda lalui bersamanya dan memikirkan kondisi Anda yang menyedihkan tanpa kehadirannya. Anda mengalami pusaran emosi yang berputar-putar: kangen, sedih, kesepian, dan penyesalan, lalu kecewa, marah, bingung, merasa tidak adil, dan benci padanya; dan berputar lagi kembali ke kangen dan begitu seterusnya. Mungkin Anda menangis, mungkin juga tidak, tapi saat akhirnya emosi Anda letih, Anda merasa mati rasa.

7. Akhirnya Anda tidur karena lelah dengan perasaan hampa, dan bangun keesokan harinya hanya untuk kembali ke siklus no. 1 di atas.

Langkah Awal Atasi Putus Cinta
Mengatasi putus cinta tergantung dari beberapa faktor, seperti: seberapa lama dan intensitas hubungan Anda, tingkat keintiman, dan seberapa besar investasi diri Anda pada hubungan tersebut. Karena itu proses penyembuhan setiap orang berbeda-beda.

Beberapa orang dapat dengan mudah mengatasi putus cinta dan melupakan mantan kekasihnya hanya dalam hitungan minggu saja, namun beberapa lainnya terpuruk sedemikian lama hingga berbulan-bulan, bahkan tahunan, keluar dari belenggu sakit hati akibat putus cinta.

Mungkin Anda termasuk golongan yang pertama, atau mungkin yang kedua, tapi bagaimanapun juga sebuah proses penyembuhan tidak akan pernah di mulai apabila Anda tidak melakukan apapun. Jadi setelah Anda menyadari dan mengerti hal pertama yang harus dilakukan: STOP Berpikir Sendiri, maka berikut adalah tiga langkah awal yang bisa langsung Anda kerjakan saat ini juga.

1. Berdoa.
Jangan meremehkan kekuatan sebuah doa. Dan saya tidak sedang berbicara mengenai hal yang spiritual atau religius. Saya sedang berbicara tentang sebuah proses psikologis yang nyata. Karena dengan berdoa, Anda mengijinkan diri Anda untuk menerima kenyataan, menerima semua rasa sakit, merelakannya dengan ikhlas, dan yang terpenting, memaafkan diri Anda sendiri. Saya tidak peduli apa agama dan kepercayaan Anda, saya bahkan tidak peduli apakah Anda beragama atau tidak, yang saya ingin Anda lakukan hanyalah mengucapkan beberapa baris kalimat di bawah ini dengan segenap perasaan dan seluruh niat Anda.Ambil waktu dan tempat pribadi di mana Anda tidak akan diganggu, dan ucapkan kalimat berikut dari dasar hati Anda:

“Saya sangat bersyukur karena telah mendapat kesempatan yang berharga bertemu dengan XXX (sebutkan nama mantan kekasih Anda). Saya bersyukur atas semua masa-masa indah dan kenangan manis yang telah saya alami bersamanya. Maafkan kesalahan saya yang tidak bisa menjaga hubungan ini, dan maafkan kesalahan XXX yang tidak bisa mempertahankan hubungan ini. Saya berdoa agar dia selalu bahagia dan mendapatkan apa yang dia cari. Tolong jaga dan lindungi XXX karena saya menyayanginya. Terimakasih atas pengalaman yang berharga ini. Saya tidak akan menyia-nyiakannya. Saya menerima dan merelakan semua yang terjadi. Amin..”

Begitu Anda selesai berkata “amin..”, saya janji Anda akan langsung merasakan kelegaan yang luar biasa. Kelegaan atas segala rasa bersalah dan ketidak relaan yang menghimpit Anda selama ini. Anda akan merasakan tubuh dan hati Anda menjadi lebih ringan, seolah-olah sebuah beban berat telah diangkat. Dan Anda pun akan siap untuk langkah yang berikutnya.

2. Lakukan kegiatan yang membuat Anda sehat, nyaman dan energik.
Anda perlu menaruh perhatian yang besar pada kesehatan dan kenyamanan hidup Anda. Tidak ada orang yang dapat melakukan itu selain Anda sendiri. Misalnya hal-hal seperti shopping, memperbaiki pola makan dan istirahat, serta apapun yang membuat Anda bersemangat kembali. Saya sangat menganjurkan Anda mulai berolah raga, mungkin fitness atau jogging dengan teman-teman Anda. Karena bukan saja Anda akan merasa lebih sehat, olah raga adalah tempat penyaluran yang positif bagi emosi negatif Anda.

Gali lagi hobi Anda yang terhilang. Anda pasti punya beberapa minat dan hobi yang dikubur semenjak pacaran dahulu, entah karena terlalu sibuk atau bertentangan dengan minat sang kekasih saat itu. Saatnya bagi Anda untuk kembali menggali dan memainkan hal-hal tersebut lagi.

3. Temui sahabat-sahabat Anda.
Salah satu hal terpenting dalam proses penyembuhan adalah menceritakan bagaimana keadaan dan perasaan Anda. Sebisa mungkin usahakan agar Anda tidak merenung sendirian terlalu banyak. Berkumpul lah bersama teman-teman Anda, dan bersenang-senanglah.

Selain sahabat-sahabat terdekat, Anda juga dapat menghubungi teman-teman yang sudah lama tidak pernah bertemu dengan Anda. Kontak mereka melalui Facebook dan atur janji untuk reuni kecil-kecilan. Ketika Anda bertemu dengan teman-teman lama Anda, teman SMP/SMA mungkin, sudah pasti akan tercipta suasana yang menyenangkan. Dan ini sangat bagus untuk Anda.

Dan selanjutnya Anda pun bisa mulai bertemu dengan teman-teman baru. Buka diri Anda dan jangan menutup pergaulan. Bertemu orang-orang baru akan memberikan pengalaman baru bagi Anda, dan ketika Anda dikelilingi oleh suasana yang baru, akan sulit bagi Anda untuk terus memikirkan masa lalu Anda.

Ketika Anda melakukan ketiga langkah di atas untuk pertama kalinya, mungkin belum terasa sebuah perubahan yang signifikan pada keadaan emosi maupun hidup Anda, tapi yang jelas hal tersebut JAUH LEBIH BAIK dari pada bila Anda hanya bermuram durja dan meratapi kesedihan Anda yang tiada akhir.

Semakin sering Anda bersedih, semakin terpuruk keadaan Anda, dan semakin sulit pula untuk menyembuhkan diri serta meraih kebahagiaan Anda kembali.

Ref: Pengalaman dari putus cinta

Selasa, 20 Mei 2014

Rindu


Disaat kau jauh dari ku..
Aku berharap kau selalu mengingat ku...
Disaat kau berada disamping ku..
Aku tak ingin sedetik pun kau pergi meninggalkanku..
Tapi kini jarak dan waktu yang sedang memisahkan kita....
Aku tak ingin kau sedih dan risau disana memikirkan ku...
Aku berharap kau selalu percaya dan menjaga cinta ini..
Yakinlah suatu saat nanti kita bisa bertemu..
dan menjalani hubungan cerita indah kita...
Sekarang kita memang berjauhan, tapi suatu saat nanti kita akan bersama.
I Miss You Here.........

POSTED  BY : Silver Deodatus

Jumat, 28 Maret 2014

Disaat Galau

Pengen nangis,,nangis sepuasnya sampe ga bisa nangis lagi.

Bener-bener pengen nangis.

Nangis emang ga bikin masalah selesai.

Tapi nangis bisa bikin perasaan sedikit agak tenang.

Kadang ada orang yg kalo lagi marah, dia suka bilang

"Kesabaran gue udah abis!!"

Tapi kata mama sabar itu ga ada abisnya.

Gue harus nerapin kata-kata itu di kehidupan gue.

Gue harus sabar, semuanya bakal terasa gampang kalo kita sabar.

Tapi masalahnya sabar itu ga gampang.

Gue harus senyum, gue harus ‘keliatan’ ceria meskipun itu sulit.

Tapi tetep nanti malem gue harus nangis.

Soalnya ini masih pagi, suasanannya ga mendukung kalo nangis pagi-pagi.

Gue cowo, gue nangis, dan itu wajar.

Kalo ada cowo yg nangis, bukan berarti dia itu banci.

Artinya cowo itu punya perasaan & hati yang tulus.

Well…

Hello Saturday, you suck.